Pages

Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Januari 2012

Cara memproteksi file/folder agar tidak bisa dibuka/delete



Jika kamu punya file atau folder yang sangat rahasia, ada banyak cara untuk mengamankannya. Kamu bisa menggunakan softwae yang dibuat khusus untuk itu.
Di sini, kamu tidak perlu software tambahan untuk melakukan itu. Kamu hanya perlu masuk MS-DOS Prompt kemudian mengganti nama file / folder tersebut dengan manambahkan karakter yang tidak dikenal oleh Windows.
Untuk melakukannya, klik Start > Programs > MS-DOS Prompt. Misalnya kamu ingin memproteksi folder yang terletak di drive C dengan nama kunci, maka MS-DOS path-nya adalah C:\Kunci. Maka untuk memproteksi folder tersebut kamu bisa mengganti nama filenya dengan perintah:
REN C:\KUNCI KUNCI_
Pada karakter _ setelah huruf I, tahan tombol Alt dan tekan angka 1023 kemudian lepaskan tombol Alt. Ini akan memunculkan karakter Unicode yang tidak bisa terbaca oleh Windows. Jika yakin dengan nama itu, tekan Enter.
Sekarang nama folder telah berubah. Untuk mencobanya, dobel klik folder tersebut melalui Windows Explorer,  bagaimana? Windows akan menganggap folder itu tidak ada.
Untuk membukanya, kamu bisa mengembalikan nama folder itu lagi melalui MS-DOS tanpa memasukkan kararter 'aneh' tadi :)

Cara Memperbaiki Hardisk

hardisk
Salah satu penyebab dari komputer sering hang, komputer restart sendiri dan terjadinya tampilan bluescreen adalah terdapatnya masalah / kerusakan pada hardisk komputer. Kerusakan pada hardisk ini diantaranya disebabkan karena sering dimatikannya komputer tanpa perintah shutdown dan karena gangguan pada aliran listrik seperti matinya listrik secara tiba-tiba atau terjadinya lonjakan pada tegangan listrik seperti yang biasa terjadi ketika adanya petir saat hujan. Selain itu faktor usia (lifetime) dari hardisk itu sendiri juga merupakan hal yang dapat mempengaruhi performa dari hardisk. Dalam kesempatan ini saya akan berbagi informasi mengenai Cara Memperbaiki Hardisk menggunakan Perintah Checkdisk/ CHKDSK.EXE.

Checkdisk merupakan tool bawaan Windows yang dapat kita gunakan untuk menguji dan memperbaiki kondisi hardisk. Menjalankan perintah Checkdisk secara rutin juga merupakan salah satu cara untuk merawat dan meningkatkan kinerja komputer.  Umumnya cukup dengan perintah Checkdisk / CHKDSK ini kita sudah dapat memperbaiki keruksakan pada hardisk seperti bad sector, lost clusters, cross-linked files, dan directory errors. Perintah Checkdisk dapat kita jalankan dengan 2 cara yaitu lewat Command Promt dan lewat My Computer atau Windows Explorer.

1. Menjalankan perintah CHKDSK pada Command Prompt.
  • Pada tampilan Command Prompt ketik perintah: CHKDSK D:
    Perintah tersebut akan menjalankan CHKDSK pada Drive D dalam mode read-only.
  • Ketikkan perintah: CHKDSK D:/F
    Perintah tersebut digunakan untuk merepair error tanpa melakukan scanning bad sector.
  • Ketikkan perintah: CHKDSK D:/R
    Perintah tersebut digunakan untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data.
2. Menjalankan perintah CHKDSK pada My Computer atau Window Explorer.
  • Buka Windows Explorer, atau My Computer.
  • Klik kanan pada hardisk yang akan di-cek, klik Properties.
  • Klik tab Tools, pada pilihan Error Checking klik Check Now..
  • Jendela Check disk option akan tampil.

    cara memperbaiki hardisk

    - Untuk menjalankan Chkdsk pada mode read-only mode, klik Start.
    - Untuk merepair error pada file system, check Automatically fix file system errors,
    - Untuk merepair error, menemukan bad sector dan me-recover data pilih Scan for and attempt recovery of bad sectors,
    - Anda juga dapat mencentang kedua pilihan tersebut apabila diperlukan.
  • Apabila muncul pesan : Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process.  Chkdsk may run if this volume is dismounted first. ALL OPENED HANDLES TO THIS VOLUME WOULD THEN BE INVALID. Would you like to force a dismount on this volume? (Y/N) ketik Y dan Enter.
  • Apabila muncul pesan:  Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process. Would you like to schedule this volume to be checked the next time the system restarts? (Y/N) Ketik Y, dan ENTER lalu restart komputer untuk menjalankan Scandisk.
Untuk memperbaiki hardisk menggunakan utility Checkdisk/perintah CHKDSK ini ada beberapa metode yang bisa kita lakukan, yaitu:
  1. Apabila komputer masih bisa booting dan login ke windows maka kedua cara untuk menjalankan CHKDSK.EXE tersebut diatas (melalui command prompt maupun Windows Explorer) dapat kita lakukan.
  2. Apabila Hardisk tidak bisa booting, maka kita harus mengambil hardisk tersebut dan memasangnya  pada komputer yang lain, baru kemudian menjalankan perintah Checkdisk/CHKDSK.
  3. Menggunakan CD Setup Windows dan jalankan perintah CHKDSK melalui Menu Recovery Console..
  4. Menggunakan CD UBCD4WIN. Caranya klik Start - Program - Disk Tools - Diagnostic, klik Check Disk.
Demikianlah cara memperbaiki hardisk menggunakan utility bawaan Windows: Checkdisk/CHKDSK.EXE ini, dan dari beberapa pengalaman saya sendiri dalam memperbaiki komputer, tool ini terbukti cukup efektif untuk menangani keruksakan pada hardisk. Pada kesempatan berikutnya saya akan mencoba mengulas tentang cara memperbaiki hardisk bad sektor. Semoga bisa membantu...

Read more: http://www.catatanteknisi.com/2010/05/cara-memperbaiki-hardisk.html#ixzz1kYM2vPOd

Cara Mudah Partisi Hardisk di Windows Xp, Vista, 7 Labels: Free Software, Mr. Right, Partition Drive |


Mempartisi hardisk sebenarnya sangat mudah, tapi Bagi orang yang awam di dunia komputer seperti saya mempartisi hardisk adalah suatu yang sangat sulit. Kenapa kita harus mempartisi hardisk ? salah satunya adalah agar kita bisa menyimpan file-file kita agar tersusun rapih dan sesuai dengan partisi yang kita butuhkan dan supaya komputer kita tidak terlalu berat karna hanya ada satu partisi hardisk saja. 
Banyak tools, banyak cara dan banyak juga sebenarnya yang telah memposting tentang tutorial ini, namun dikarenakan ini pengalaman sendiri dan sudah terbukti keberhasilannya, tidak ada salahnya saya abadikan pengalaman ini kepada rekan-rekan.

Bagi anda yang baru membeli PC atau notebook kadang anda mendapatkan partisi hardisk anda cuma satu yaitu drive C saja atau C dan D tapi anda ingin menyimpan file hiburan atau file penting anda dalam satu partisi pasti anda pusing karna partisi anda cuma ada drive system saja Jika sewaktu-waktu komputer anda harus di install ulang otomatis anda harus memindahkan file-file anda agar tidak hilang, seperti yang saya alami baru-baru ini. 
Pada awalnya saya mencoba partisi hardisk saya dengan tools Partition Magic 8, tetapi entah kenapa ketika di Loading terjadi error "cannot loading disk", hal pertama yang saya perkirakan mungkin tools tsb crash, kemudian saya coba download ulang ternyata hasilnya sama saja. Berikutnya saya tanya di Google, ada yang menyatakan pengaturan Hardisk, ada yang menyatakan dari bawaan Windows dsb. Secara tidak sengaja saya menemukan tools bernama EASEUS Partition Master 7.0.1 Home Edition, tidak banyak pertimbangan dikarenakan tools tsb full gratis langsung saja di download dan dicoba, ternyata hasilnya sangat memuaskan, dengan tools tsb hardisk terbaca dan bisa dipartisi dengan sangat mudah beberapa langkah saja, jika rekan-rekan berkeinginan membagi hardisk menjadi beberapa partisi dan menemui kendala yang sama dengan saya tsb, berikut saya jelaskan langkah-langkahnya.
Software yang kita butuhkan adalah EASEUS Partition Master 7.0.1 Home Edition yang free. Anda dapat mendownloadnya di link ini : http://www.partition-tool.com/download.htm

Dengan software EASEUS Partition Master 7.0.1 Home Edition ini kita dapat membagi partisi hardisk tanpa harus menginstall ulang System, kita dapat membagi partisi hardisk tanpa merusak system ataupun data.

Berikut ini Cara Mudah Membagi Partisi Harddisk Windows XP, Vista, Seven :

Install softwarenya dan jalankan EASEUS Partition Master 7.0.1 Home Edition.
Contoh ini menggunakan harddisk 500Gb dan akan dibagi menjadi 2 partisi.

1. Pilih Partisi yang aktif
2. Klik menu Resize/Move



3. Kemudian Geser partisi yang kosong seperti tanda panah no 3 atau isi Partition Sizenya
4. Setelah anda mengatur partisi yang anda inginkan kemudian klik OK. Akan ada hasil partisi yang "Unallocated" atau belum terpartisi.



5. Pilih partisi yang Unallocated.
6. Klik menu CREATE untuk membuat partisi kedua.
 7. Masukkan Label atau nama Partisi tersebut kemudian klik OK. 
8 Kemudian Klik APPLY untuk membuat permanen proses membagi hardisk di windows XP, Vista, Seven.


9. Bila muncul pesan, klik “Yes” maka komputer anda akan restart Sendiri
10. Ketika komputer anda booting ulang maka proses pembagian partisi akan di jalankan, tunggu sampai komputer tersebut restart kembali dan booting ulang sampai windows anda berjalan dengan normal.

Dan Harddisk anda akan terbagi menjadi 2 bagian. Anda dapat membagi sesuai dengan kebutuhan anda misalnya 3 bagian atau 4 bagian partisi harddisk.

Selamat mencoba !

Sabtu, 24 Desember 2011

Tips Melindungi Flash Disk dari Virus

Pemberitahuan sedikit anda Jangan salah paham terlebih dahulu! :!:   Tip ini bukan digunakan untuk mencegah autorun.inf jalan dari Flash, tetapi melainkan mencegah Flash disk kita yang ditulari oleh autorun.inf. Dan ini semua Agar menjadi perhatian bagi yang mempunyai flash disk ataupun tidak!
berikut ini adalah merupakan tip yang sama, Tetapi tidak semuanya!
Selamat membaca :-)
Cara- cara Melindungi Flash Disk dari Virus
Di dalam dunia ini, tetapi khususnya yang berada di wilayah Indonesia, penularan virus yang paling banyak terkena ataupun tertular yaitu melalui alat yang bernama Flash Disk. Dan berikut ini Ada 2 cara virus yang dapat menular melalui alat yang bernama hard disk tersebut .
Cara yang Pertama, yaitu Virus bisa saja menular melalui atau dengan cara menuliskan  file yang ada di “autorun.inf” yang berda di root directory yang ada dari Flash Disk anda. Dan ini akan mengakibatkan kejadian yang fatal serta apabila Flash Disk anda yang sudah terkena ataupun tertular oleh virus yang kemudian akan dicolokkan ke dalam rongga USB computer anda , kemudian Windows pun akan langsung mengeksekusi program yang akan dirujuk oleh file “autorun.inf” ini. Dan Akibatnya adalah virus berjalan, dan komputer Anda pun sudah  tertular virus juga jadi sebaiknya jangan sembarangan dalam mencolokan ke dalam rongga USB.
kemudian Cara yang Kedua, Virus bisa saja menular dengan menggunakan cara seperti  menyembunyikan folder-folder yang ada di dalam  Flash Disk anda, yang kemudian dapat menggandakan dirinya tetapi nama dan icon harus sama pula dengan nama icon foldernya. Dan apabila ini sudah terjadi Akibatnya adalah si pengguna yang kurang awas bukannya men-double-click folder yang ingin dibuka, malahan  men-double-click program virus tersebut.
Menurut saya, cara penularan yang pertama itu lebih serius dibandingkan dengan cara penularan yang kedua. Cara penularan kedua ini hanya membutuhkan interaksi aktif dari pengguna (yaitu double-click), dan apabila penggunanya cukup awas misalkan, contohnya, selalu menggunakan “Details” mode, maka kemungkinan kecil virus dapat di eksekusi.
apabila menggunakan Cara penularan pertama, sebaiknya, anda tidak perlu membutuhkan interaksi pengguna sama sekali. Dan apabila fitur AutoRunnya menyala, maka sekedar tindakan hanya mencolokan Flash Disk ke dalam rongga USB dan akan langsung  mengeksekusi virus yang ada di dalam tersebut. Memang, si pengguna dapat mencegah AutoRun berjalan dengan hanya menahan tombol Shift, tetapi kita bisa juga lupa, ataupun  jari kita terpleset, dan akhirnya… tertularlah komputer kita dengan virus. Selain itu, apabila kita membuka Flash Disk kita melalui My Computer dengan cara double-click… tetap saja autorun.inf akan dapat di-eksekusi.
Mengingat resiko penularannya ini sangat besar, mengapa kita tidak mencegah penularannya itu dari vektor penularannya saja? Atau dengan kata lain, kita berusaha agar Flash Disk kita tidak tertular virus sejak awal.
Bagaimana melakukanya? Setelah melakukan riset selama beberapa hari kita bisa membagi strategi pencegahan penularan menjadi beberapa tingkatan/level:
1.    Pencegahan Tingkat 1: Mencegah pembuatan autorun.inf
2.    Pencegahan Tingkat 2: Mencegah folder pelindung terhapus dengan Unicode
3.    Pencegahan Tingkat 3: Mencegah folder pelindung terhapus dengan “Folder Tak Terhapuskan”

Kamis, 22 Desember 2011

Cara Mengatasi Berbagai Macam Kerusan pada komputer

Berikut merupakan rangkuman masalah yang sering pengguna komputer hadapi dan bagaimana cara pencegahannya :
1. Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
- Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
- Cek apakah stabilizer berfungsi atau tidak (jika memakai stabilizer)
- Cek kabel power pada CPU
- Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin pada power supply atau MB
2. Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
- Cek dengan menggunakan software diganosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll
- jika berdasarkan hasil diagnosa sesuai dengan ciri-ciri bunyi Beep di atas, cek kembali apakah perangkat yang disebutkan di atas itu apakah sudah terpasang dengan benar, atau kalau perlu diganti beli baru saja.
3. Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
Cara Mengatasinya :
- restart kembali komputer anda
- jika masih trouble install ulang windows anda
- jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
- cek dengan : scan disk

4. Komputer Sering Hang

Cara Mengatasinya
- Disebabkan software mengalami crash
- tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
- tekan tombol restart pada CPU
- Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
- konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
- install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
- alankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.
5. Keyboard Tidak terditeksi Oleh Komputer
Cara Mengatasinya
- cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
- jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah.
- coba ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
- Jika memang Sudah di Ganti Keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi Juga berarti ada yang salah Pada sistem Windows anda
6. Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama denagn kasus keyboard)
7. Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat (biasanya terjadi pada mouse lama)
Cara Mengatasinya
- mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse)
8. Komputer Sering Crash
Cara Mengatasinya :
- cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan juga cek RAM, processor dan juga VGA.
9. Bila Produsen MetherBoard(MB) Tidak Diketahui
Cara Mengatasinya :
- buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya.
- Lihat pada manual book
- Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board dengan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oet/fccid, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika
- Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.
10. Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya :
- Cabut batterey cmos pada cpu
- Atau dengan cara mencoba menebak beberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)
11. Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
Cara Mengatasinya :
- batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru
12. Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Cara Mengatasinya :
- Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis : www.windrivers.com)
13. Melacak Kerusakan Card Pada MB
Cara Mengatasinya :
- cobalah dengan mencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda
- jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu juga sebaliknya
14. memasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- cek apakah anda sudah memasang processor dengan benar
- cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda periksa pada manual booknya)
15. Crash Setelah Memasang RAM Baru
Cara Mengatasinya :
- kemungkinan RAM yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut RAM tersebut)
16. Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya
- Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.
17. Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya :
- perhatikan batas kapasitas RAM anda, misalnya RAM jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat
18. Virtual Ram
Cara Mengatasinya :
- klik kanan icon My computer, pilih properties, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY
- pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
19. Monitor Tidak Mau hidup
Cara Mengatasinya :
- pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
- pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempurna tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
- pastikan juga VGA card
20. Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
Cara Mengatasinya :
- kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat (setting frekuensinya terlalu tinggi)
- masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
- install ulang driver VGAnya
21. Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang
Cara Mengatasinya :
- dikarenakan suhu (pada VGA card) sangat panas
22. Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan
Cara Mengatasinya :
- masuk ke display properties (klik kanan sembarang tempat pilih properties)
- Tekan tab setting dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screen area)
23. Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
Cara Mengatasinya :
- masuk ke display properties (klik kanan sembarang tempat pilih properties)
- Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang diinginkan
24. Sound Card Baru Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- Crash dengan sound card yang lama
- cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yang baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios)

Sabtu, 17 Desember 2011

cara setting bios sebelum instal ulang - Coretan tangan dari sang holic

Cara Install Ulang Windows XP Cara Install ulang windows xp cukuplah mudah. Tutorial ini ditujukkan bagi yang belum tahu saja, jadi bagi yang sudah mahir atau para teknisi komputer yang sudah ahli kalau ada saran bolehlah di comment untuk membantu bagi yang belum tahu. Langsung saja ya..Kali ini install ulang xp dengan mempergunakan cd windows xp. Jadi anda harus terlebih dahulu memiliki cd windows xp nya. Cara Install Ulang Windows XP sebagai berikut : Masukkan CD XP ke cdroom, restart kemudian masuk ke bios utility dengan menekan tombol DEL pada keyboard atau kalau di laptop biasanya kalau ngak F2 atau F10. Setelah masuk di bios, cari pada bagian advanced bios setup (pada PC) atau Boot (pada Laptop), tiap laptop berbeda-beda tempatnya cari dan sesuaikan saja untuk Booting pertama ( first boot ) pada cdroom dan boot kedua (second boot) pada harddisk. restart Setelah booting dan memasuki proses instalasi, saat masuk pada bagian partisi silahkan pilih partisi apa yang akan di install, anda juga bisa membuat partisi baru dengan memperhatikan perintah pada bagian bawah saat proses install berlangsung. Bila di tanya serial number isikan dengan serial berikut : XP8BF-F8HPF-PY6BX-K24PJ-TWT6M. Tunggu sampai proses instalasi selesai. Cara install ulang windows xp selesai.

Apa itu BIOS, dan apa fungsi BIOS pada komputer

Apa itu BIOS, dan apa fungsi BIOS? Mohon dibahas sedikit mas. Demikian permintaan seorang teman mahasiswa dari Jakarta, entah perguruan tinggi mana. Pertanyaan diatas seharusnya ditanyakan pada akhir tahun 80-an jika melihat sejarah komputer. Tapi namanya belajar, ya saya pikir tak ada salahnya beliau bertanya demikian. Oleh karena itu walaupun pembahasan ini kembali ke tahun 80-an tidak masalah demi melayani visitor. Mohon maaf bagi yang lain yang sudah master dalam bidang komputer. BIOS atau Basic Input/Output System adalah program pertama yang diakses oleh prosesor selama start up untuk memastikan bahwa semua program dasar lainnya seperti hard drive, port, peripheral dan CPU berada dalam kondisi kerja yang baik. BIOS berbeda dari sistem operasi komputer. Sistem operasi berada pada hard drive dan menyediakan user interface yang dapat dilihat pada layar setelah start up. Program BIOS, di sisi lain, dapat ditemukan tepat di chip memori flash atau ROM yang terletak di motherboard. Ini adalah kebutuhan dasar untuk melakukan booting pada komputer. Fungsi BIOS BIOS memiliki beberapa fungsi di komputer tapi tugas yang paling penting adalah untuk memuat sistem operasi. BIOS menyediakan instruksi pertama kepada mikroprosesor untuk mengaktifkan komputer. Petunjuk dari BIOS untuk mikroprosesor selama start up adalah sebagai berikut: power on self test (POST) yang menguji status pengoperasian semua hardware di komputer, aktivasi chip BIOS lainnya di beberapa komponen komputer lain seperti SCSI dan kartu grafis, memeriksa dan pengelolaan peripheral komputer melalui rutinitas tingkat rendah selama proses start-up, dan manajemen clock, hard drive dan pengaturan lainnya. BIOS Sequence Urutan yang biasa pada program BIOS selama start up dimulai dengan memeriksa setup Complementary metal oxide semiconductor (CMOS) untuk penyesuaian setting, memuat driver perangkat dan penangan interrupt berbagai perangkat keras komputer, menginisialisasi manajemen daya dan register, melakukan self test untuk power, menampilkan pengaturan sistem , menentukan perangkat bootable dalam komputer, dan memulai urutan boot. Mengubah Pengaturan melalui CMOS Untuk mengubah pengaturan dalam setup CMOS, dengan key tertentu atau kombinasi tombol tertentu harus ditekan selama masa awal start up. Instruksi untuk ini biasanya dapat ditemukan di bagian bawah tampilan layar pertama selama proses start up. Setelah memasuki pengaturan CMOS, beberapa pilihan tersedia untuk pengguna. Mengatur tanggal dan waktu sistem serta mengubah urutan boot, pengaturan plug and play, konfigurasi driver, pengaturan memori, Pengaturan password, dan pengaturan power adalah beberapa pengaturan yang dapat diubah pada halaman ini. Mengupdate BIOS BIOS, terutama pada komputer lama, dapat diperbarui dari waktu ke waktu. Hal ini agar program BIOS dapat mengenali perangkat yang baru saja diproduksi. Untuk meng-upgrade atau mengubah BIOS komputer, program khusus dari produsen BIOS biasanya diperlukan. Update BIOS yang digunakan harus sesuai varian BIOS asli. Update dilakukan dengan memeriksa BIOS informasi revisi dan tanggal yang disediakan pada layar selama start up dan membandingkan ini dengan daftar update di BIOS website produsen. Upgrade biasanya dilakukan dengan program utilitas tertentu tapi kadang-kadang update dapat didownload secara terpisah. Program utilitas untuk memperbarui harus disalin ke dalam floppy disk atau yang lebih keren sekarang adalah flash disk dan CDR dan dimasukkan ke disk drive waktu boot komputer Anda. Ini akan menghapus yang lama dan menginstal program BIOS yang baru. fungsi bios

Sekilas Tentang Bios

Prosesor merupakan otak sebuah sebuah komputer yang mengeksekusi semua perintah-perintah yang ada. Prosesor bisa mengetahui kapan memori siap untuk dibaca dan ditulisi, berapa kecepatan kerja yang harus dipakai, drive apa yang saja yang terhubung pada PC tidak lain yakni dengan sebuah perangkat yang bisa mengendalikan semua itu yaitu BIOS. Basic Input Output System (BIOS) merupakan firmware atau software kecil yang diisikan pada sebuah chip untuk mengatur dan mengkonfigurasikan sistem PC. Ia pengatur dan pengendali kerja sistem komputer saat pertama kali hendak bekerja, sebelum masuk kesistem operasi. Pada sistem operasi berbasis 32-bit atau di atasnya seperti Window 95 atau yang lebih baru, BIOS lebih banyak dibutuhkan saat sistem melakukan booting awal. Setelah sistem masuk ke sistem operasi, BIOS tidak berperan terlalu banyak karena sebagian besar tugasnya sudah diambil alih oleh sistem operasi. Secara lengkap, BIOS pada motherboard modern memiliki tugas antara lain: 1. Mendeteksi dan melakukan konfigurasi perangkat-perangkat media penyimpan standar yang biasanya dimiliki sebuah PC. Perangkat-perangkat ini misalnya harddisk, drive optik,floppy drive, dan lain-lain. 2. Melakukan Power On Self Test (POST) untuk mendeteksi, apakah perangkat-perangkat vital sudah terinstal dengan benar pada sistem PC. 3. Mendeteksi dan menentukan letak sistem oprasi yang terpasang pada PC. 4. Melakukan pengaturan waktu secara real time. waktu yang diatur pada BIOS ini nantinya juga akan digunakan pada sistem oprasi. 5. Melakukan konfigurasi memori utama maupun memori cache yang terdapat pada sistem. 6. Mendeteksi dan melakukan pengaturan untuk port-port yang terpasang pada motherboard PS/2, USB, Port Paralel, Port Serial, dan lain-lain. 7. Mendeteksi dan melakukan pengaturan frekuensi kerja yang dipakai pada prosesor, termasuk mendukung beragam tipe prosesor yang mungkin digunakan PC. 8. Melakukan seleksi dan pengaturan untuk fitur-fitur khusus yang ada pada motherboard seperti koreksi kesalahan memori, perlindungan antivirus, dan sebagainya. 9. Melakukan pengaturan untuk fitur-fitur tambahan yang dikerjakan oleh chip-chip tambahan sepeti audio, jaringan, SATA, RAID, dan lain-lain. 10. Mendeteksi dan memonitor untuk fitur-fitur vitalseperti suhu prosesor, kecepatan kipas prosesor, dan tegangan yang digunakan. 11. Melakukan pengaturan tenaga untuk sistem PC. 12. Mendeteksi dan mengatur urutan pencarian perangkat untuk booting awal. 13. Melakukan proteksi untuk keamanan PC. Dalam melakukan pekerjaannya, BIOS tidak bekerja sendiri. Pada motherboard modern, paling tidak ada 2 komponen lain yang bekerjasama dengan BIOS ini yaitu baterai CMOS (Complementary Metal-Oxid Semiconductor) dan memori CMOS. Dua komponen ini punya tugas yang jelas dan berhubungan satu dengan yang lain.Chip CMOS bertugas menyimpan semua pengaturan yang dilakukan oleh pengguna. Agar pengaturan-pengaturan pada BIOS dapat terus tersimpan dalam chip CMOS yang menggunakan memori NVRAM/TC (Non Volatile RAM/Real-Time Clock) dibutuhkan suplai arus listrik yang tak terputus. Disinilah fungsi baterai CMOS yang bertugas menyuplai arus terus menerus sehingga pengaturan BIOS yang telah dibuat pada chip CMOS tidak hilang. Chip CMOS sendiri bentuknya beragam. Jika pada generasi pentium-III atau sebelumnya bentuknya mirip dengan IC yang beredar, saat ini chip CMOS bentuknya lebih ramping dan biasanya hanya berbentuk bujur sangkar dengan ukuran yang sangat kecil. Meski ukurannya kecil, rata-rata chip CMOS pada motherboard modern berisi program BIOS dengan kapasitas 4 MB. Sementara, baterai CMOS yang banyak dipakai umumnya berbentuk bundar pipih terbuat dari lithium dari tipe CR2032 yang cukup tahan bekerja hingga ribuan jam. Baterai jenis ini dapat diganti dengan mudah bila kemampuannya sudah menurun atau habis. Beberapa motherboard tidak menggunakan baterai dari jenis seperti ini tetapi menggunakan baterai CMOS yang tertanam mati pada motherboard, dengan masa pakai sekitar 10 tahun atau lebih, tergantung pemakaian. Namun pemakaian baterai tanam sudah jarang digunakan. Baterai jenis ini sengaja digunakan dengan asumsi pemakaian motherboard tidak akan lebih dari 10 tahun. Namun, bila baterai jenis ini bermasalah, sulit untuk menggantinya, kecuali membeli motherboard yang baru. Bila baterai CMOS tidak bekerja dengan baik, bisa dipastikan pengaturan-pengaturan yang dibuat pada BIOS akan terganggu, atau bahkan hilang sama sekali. Indikasi pertama gagal berfungsinya baterai biasanya ditandai dengan kacaunya penanggalan. Pada motherboard modern jika ada gangguan pada baterai CMOS ini, sistem akan melakukan peringatan agar baterai segera diganti. Namun, saat baterai diganti, berarti chip CMOS tidak mendapatkan arus sama sekali. Dalam keadaan seperti ini, pengaturan BIOS yang telah ada sebelumnya akan hilang dan sistem kembali pada setting default alias konfigurasi BIOS yang diberikan dari pabriknya

fungsi menu pada bios

MENU SUB MENU FUNGSI ADVANCED BIOS FEATURES Interupt Mode (PIC/PIC) PIC = dapat melakukan interrupt sebanyak 16 interupt APIC = 23 interupt Untuk menghindari konflik resource pada saat sebagian besar slot PCIdipenuhi oleh periperhal CPU Fast Strings Mempengaruhi kinerja cache L1 pada CPU. Ubah settimg menjadi Enabled MPS Control for OS (1.1/1.4) Berfungsi jika menggunakan 2 processor atau lebih. ADVANCED CHIPSET FEATURES (Kemmpuan untuk melakukan tweaking untuk meningkatkan kinerja) Compatible FPU OPCODE (Enabled/Disabled) Melakukan emulasi FPU yang dapat meningkatkan kinerja pada P-4 sehinggga memberikan kompatibilitas yang lebih besar. Seting Disable agar kinerja CPU tidak lambat dalam melakukan kalkulasi. ATA 66/100 IDE Cable Msg (Enabled/Disabled) Pilih Enabled. Untuk memilih 40 pin (ATA 66) atau 80 pin (ATA 100) yang berfungsi untuk meningkatkan transfer data. USB 2.0 HS Refer Voltage (Low/Medium/High/Max) Hanya tredapat pada board baru untuk meningkatkan kecepatan USB 2.0. pilih Maximum Delay Prior to Thermal (4/8/16/32) Hanya ada di P-4. untuk menentukan lama prosessor berada pada modus lambat ketika terjadi overhead (panas berlebih) Power Management Setup Mengatur penghematan energi ACPI Suspend Type, S1 (POS) / S3 (STR) S1 = PC akan lebih cepat karena hanya Hdisk, CP dan monitor yang dimatikan. S3 = semua perangkat dimatikan kecuali RAM. Untuk menghemat energi. S3 lebih rumit dari S1, pilih S1. berlaku hanya pada Win2000 dst. Frequency/Voltage Control Mendukung peningkatan kecepatan CPU dan RAM. Peningkatan tegangan listrik dapat membantu mengatasi komponen bermasalah akibat overclocking. AGPCLK/CPUCLK Fitur dilengkai dengan “pembagi variable yang dapat mengatur frekuensi antara AGP dan PCI agar tidak bergantung pada FSB. Atur pilihan pada “Fix” agar frekuensi AGP dan PCI selalu tetap pada 33 atau 66 MHz. Virus Warning (Enabled/Disabled) Untuk memproteksi virus sebelum booting yang menyerang boot sector. Fasilitas ini dapat menyebabkan kegagalan ada instalasi routin software. Lebih baik di Disable saja CPU Level 1 Cache (Enable/Disable) Bermanfaat pada saat overclocking dalam mengidentifikasi penyebab kegagalan overclock. Pilih Enable jika melakukan overclock dan pilih Disable jika tidak melakukan overclock. CPU level 2 Cache (Enable/Disable) Untuk mendeteksi penyebab kegagalan overclock. Pilih Disable agar CPU dapat di-overclock. CPU L2 cache ECC Checking (Enable/Disable) Berfungsi untuk pengecekan ECC (Error Correcting Code) jika ada. Enable-kan fungsi ini untuk mendeteksi dan mengoreksi single-bit error data yang disimpan dalam L2 cache. Selain itu, dapat mendeteksi double-bit error tp tidak bisa mengoreksi. ECC bisa membuat system stabil dan reliable, khususnya jika di-overclock. Lebih baik pilih Enable. Processor Number Feature (Enable/Disable) Hanya berlaku pada processor P-3. memungkinkan untuk mengecek apakah seri dari P-3 bisa dibaac dari program eksternal. Pilih Disable Quick Power On Self Test (Enable/Disable) Meng-enable fitur ini dapat mempersingkat sejumlah tes dan melewati tes-tes yang lain pada saat booting. Sehingga booting menjadi lebih cepat. Lebih baik pilih Enable Boot Sequence Menentukan urutan booting. Robi’in, Bambang. Teknik Merakit PC dan Overclocking Gunakan bantuan Mbah Google yang super sakti di bawah ini untuk mencari apapun yang berkaitan dengan artikel di atas, asalkan tidak mencari kambing di internet,he2. ketikkan kata yang ingin kamu cari pada kotak di bawah, misal : "Cari uang di Internet", kemudian klik tombol Search". InsyaAllah dengan izin Allah, Mbah google yang sakti bisa mencarikan apa yang Anda inginkan. he2" Goodluck !
 

Sample text